Majalengka,fokusnews88.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka Polda Jabar terus menunjukkan pendekatan humanis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Melalui program unggulan Polantas Karib, jajaran Satlantas menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) kepada para sopir angkutan umum di Terminal Khusus / Pangkalan Angkutan Umum Kabupaten Majalengka, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini menyasar para pengemudi angkutan kota dan angkutan pedesaan yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi ujung tombak transportasi publik.
Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembinaan terhadap pengemudi angkutan umum merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan Kamseltibcarlantas yang kondusif.
"Pembinaan kepada pengemudi angkutan umum menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya tertib dan aman berlalu lintas," ujar AKP Pandu.
Dalam penyuluhan tersebut, personel Satlantas memberikan sejumlah imbauan penting. Para sopir diminta untuk senantiasa mematuhi tata tertib dan peraturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu jalan, serta tidak mengemudi secara ugal-ugalan.
"Kami mengajak seluruh pengemudi angkutan umum untuk selalu mengedepankan keselamatan, baik keselamatan diri sendiri maupun para penumpang. Jangan mengemudi secara ugal-ugalan dan selalu patuhi rambu serta aturan lalu lintas," tegasnya.
Tak hanya soal perilaku berkendara, petugas juga menekankan pentingnya faktor kelaikan kendaraan. Para pengemudi diimbau untuk rutin melakukan pemeriksaan mandiri atau ramp check sebelum beroperasi, meliputi rem, ban, lampu, dan komponen vital lainnya guna meminimalisir kecelakaan akibat faktor teknis.
Selain itu, kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian. Pengemudi dilarang memaksakan diri mengemudi dalam kondisi tidak fit, sakit, atau mengantuk, mengingat tanggung jawab besar yang diemban terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain.
Pantauan di lokasi, kegiatan Polantas Karib berlangsung dalam suasana santai, komunikatif, dan penuh keakraban. Tidak ada sekat antara petugas dan sopir. Para pengemudi bahkan diberikan ruang untuk curhat dan menyampaikan berbagai keluhan serta pengalaman mereka selama beroperasi di jalanan.
Melalui pendekatan yang humanis ini, Satlantas Polres Majalengka berharap terbangun kedekatan emosional antara Polantas dengan komunitas sopir, sehingga pesan keselamatan dapat diterima dengan lebih efektif dan mampu meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan di jalan raya.
Herry



0 Komentar