Kecewa! Sikap Plt Kepsek SMAN 3 Kuningan Disorot Wali Murid Saat Tanya Prosedur Mutasi Siswa


Kuningan,fokusnews88.com - Pelayanan di SMAN 3 Kuningan, Jawa Barat, menuai sorotan. Seorang wali murid mengaku kecewa dengan sikap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah berinisial N saat mengurus informasi perpindahan atau mutasi siswa.

Peristiwa tersebut terjadi dalam sepekan terakhir di lingkungan sekolah. Saat itu, orang tua siswa datang langsung ke sekolah untuk menanyakan secara resmi terkait prosedur, persyaratan, dan tahapan mutasi siswa antar sekolah.

Bukannya mendapat penjelasan yang jelas dan ramah, orang tua siswa tersebut justru mengaku mendapat respon yang kurang menyenangkan.

"Saya datang baik-baik untuk bertanya prosedur mutasi anak. Tapi jawaban dan sikap dari Plt tersebut terkesan menyepelekan dan tidak informatif. 

Sebagai orang tua, saya merasa tidak dihargai," ujar  narasumber yang merupakan orang tua siswa tersebut kepada fokus news 88.com, Minggu (20/07/2026).

Menurutnya, sebagai institusi pendidikan yang menjadi garda terdepan pelayanan publik, sekolah seharusnya mengedepankan sikap humanis, komunikatif, dan beretika.

Sikap tidak profesional dari seorang pimpinan sekolah dinilai mencoreng citra dunia pendidikan. Padahal, keterbukaan informasi dan keramahan pelayanan adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri.

Baca juga :

Begitu Meriah  Perpisahan Sekolah Dasar Negeri Pakapasan

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 3 Kuningan belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan tersebut.

Orang tua siswa berharap Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan pihak terkait dapat melakukan evaluasi internal terhadap standar pelayanan di SMAN 3 Kuningan.

"Kami hanya ingin pelayanan yang santun dan profesional. Setiap warga yang datang ke sekolah berhak mendapatkan informasi yang jelas tanpa merasa diabaikan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kepada orang tua lain," harapnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa jabatan Plt Kepala Sekolah bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal keteladanan dalam memberikan pelayanan dan menjaga marwah institusi pendidikan.


Herry

Posting Komentar

0 Komentar