Cirebon,fokusnews88.com - Kolaborasi Pemerintah Kota Cirebon dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon berhasil membuktikan bahwa pembinaan di balik jeruji mampu menembus pasar dunia,Rabu 22 juli 2026.
Hal itu ditandai dengan penyerahan sertifikat keterampilan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berprestasi, M. Syahbudin, oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo. Momen ini menjadi simbol kesiapan WBP untuk mandiri setelah bebas.
Wali Kota Effendi Edo mengapresiasi produktivitas Lapas Kelas I Cirebon yang kini menjadi percontohan nasional. Lapas ini sempat ditunjuk sebagai pusat Panen Raya Serentak Nasional pada 15 Januari 2026 lalu.
Pembinaan yang diberikan tidak main-main, mencakup tiga sektor unggulan:
. Ketahanan Pangan: Budidaya padi Inpari 32 dan ikan nila serta lele di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
. Industri Kreatif: Pelatihan sablon, konveksi, bordir, pembuatan jaring, dan kerajinan tangan.
. Produk Ekspor: Produk olahan sabut kelapa seperti cocoshade dan coir net karya WBP telah ekspor ketiga kalinya ke Spanyol dan perdana ke Korea Selatan.
Pemkot Cirebon pun memberikan dukungan penuh, mulai dari sarana produksi, bahan baku, hingga jaminan pemasaran. Seluruh produk unggulan WBP kini resmi dipasarkan di Mal UMKM Kota Cirebon.
"Jangan berkecil hati. Di sini kalian dilatih disiplin setiap hari. Keahlian kalian bisa jauh lebih hebat dari yang di luar. Kami di Pemkot siap mendukung kemandirian kalian," tegas Edo di hadapan warga binaan.
Herry



0 Komentar